JAKARTA, odishanewsinsight.com – Deruny merupakan hidangan panekuk kentang khas Ukraina yang sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat di sana. Teksturnya renyah di luar, lembut di dalam, dan rasanya gurih dengan aroma bawang yang khas. Hidangan sederhana ini bisa dinikmati kapan saja, baik saat sarapan maupun makan malam.
Banyak orang yang belum mengenal deruny karena hidangan ini masih tergolong asing di luar kawasan Eropa Timur. Padahal, cara membuatnya sangat mudah dan bahan-bahannya mudah ditemukan di pasar lokal. Kentang, telur, bawang, dan tepung sudah cukup untuk menghasilkan hidangan yang lezat dan mengenyangkan ini.
Panduan ini membahas semua hal tentang deruny. Mulai dari asal usul, bahan-bahan yang dibutuhkan, langkah pembuatan, variasi rasa, hingga cara penyajian yang paling nikmat.
Asal Usul Deruny dari Dapur Tradisional Ukraina

Deruny sudah dikenal di Ukraina sejak berabad-abad lalu. Hidangan ini lahir dari tradisi memanfaatkan kentang sebagai bahan pokok yang mudah tumbuh di tanah Ukraina yang subur. Kentang menjadi sumber karbohidrat utama bagi masyarakat pedesaan, dan deruny merupakan salah satu cara paling populer untuk mengolahnya.
Nama deruny berasal dari bahasa Ukraina yang merujuk pada proses parutan. Kentang diparut hingga halus, lalu dicampur dengan bahan sederhana lainnya sebelum digoreng. Di beberapa wilayah, hidangan ini juga dikenal dengan nama draniki, terutama di Belarus dan wilayah perbatasan Rusia.
Secara tradisional, deruny disajikan sebagai sarapan yang mengenyangkan sebelum bekerja di ladang. Seiring waktu, hidangan ini berkembang menjadi menu yang hadir di meja makan Ukraina sepanjang hari. Kini deruny juga bisa ditemukan di restoran modern di Kyiv dan kota-kota besar Ukraina lainnya, disajikan dengan sentuhan kontemporer namun tetap mempertahankan cita rasa aslinya.
Bahan-Bahan yang Dibutuhkan
Proses pembuatan deruny tidak memerlukan bahan yang rumit. Semua bahan mudah ditemukan dan harganya terjangkau.
- Pertama, kentang segar. Pilih kentang dengan kandungan pati yang tinggi agar adonan mudah menyatu dan hasil gorengan lebih renyah. Kentang berjenis Russet atau kentang lokal yang berukuran sedang sangat cocok digunakan untuk deruny.
- Kedua, bawang bombay. Bawang bombay diparut bersama kentang untuk memberi aroma dan rasa gurih yang khas. Perbandingan idealnya adalah satu buah bawang sedang untuk setiap empat hingga lima buah kentang berukuran sedang.
- Ketiga, telur ayam. Telur berfungsi sebagai pengikat adonan agar tidak mudah hancur saat digoreng. Cukup gunakan satu hingga dua butir telur untuk setiap empat porsi deruny.
- Keempat, tepung terigu atau tepung serbaguna. Tepung ditambahkan dalam jumlah sedikit untuk memperkuat struktur adonan. Cukup satu hingga dua sendok makan per porsi agar tekstur tidak terlalu padat.
- Terakhir, garam dan merica secukupnya. Bumbu dasar ini cukup untuk menghasilkan rasa yang pas. Beberapa resep menambahkan bawang putih parut untuk aroma yang lebih kuat.
Untuk variasi, bisa ditambahkan daging cincang, jamur tumis, atau keju parut ke dalam adonan sebelum digoreng.
Cara Membuat Deruny Langkah demi Langkah
Proses membuat deruny sangat mudah diikuti, bahkan oleh orang yang baru pertama kali mencoba memasak hidangan Eropa Timur.
- Pertama, kupas kentang dan parut menggunakan parutan kasar. Masukkan parutan kentang ke dalam kain bersih atau serbet dapur. Peras kuat-kuat untuk mengeluarkan cairan berlebih dari kentang. Langkah ini sangat penting karena cairan berlebih akan membuat deruny lembek dan sulit renyah.
- Kedua, parut bawang bombay langsung ke dalam mangkuk berisi kentang yang sudah diperas. Aduk rata agar aroma bawang meresap ke seluruh adonan. Tambahkan bawang putih parut jika diinginkan.
- Ketiga, masukkan telur, tepung, garam, dan merica ke dalam campuran kentang dan bawang. Aduk semua bahan hingga tercampur rata dan adonan terasa cukup kental untuk dibentuk. Jika adonan masih terlalu cair, tambahkan sedikit tepung lagi.
- Keempat, panaskan minyak goreng dalam wajan datar dengan api sedang. Pastikan minyak cukup panas sebelum adonan dimasukkan agar deruny tidak menyerap terlalu banyak minyak. Ambil satu sendok besar adonan dan tuang ke dalam wajan. Ratakan sedikit dengan punggung sendok hingga membentuk lingkaran pipih.
- Terakhir, goreng setiap sisi selama tiga hingga empat menit hingga berwarna cokelat keemasan dan renyah. Angkat dan tiriskan di atas tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyak. Sajikan segera selagi panas agar kerenyahannya terjaga.
Variasi Rasa Deruny yang Populer
Deruny memiliki banyak variasi yang berkembang di berbagai wilayah Ukraina. Setiap variasi memberi pengalaman rasa yang berbeda namun tetap mempertahankan tekstur khas panekuk kentang yang renyah.
Variasi paling populer pertama menambahkan daging cincang sebagai isian di tengah adonan. Daging sapi atau daging babi yang sudah dibumbui diletakkan di antara dua lapisan adonan kentang sebelum digoreng. Hasilnya adalah deruny yang lebih tebal, lebih mengenyangkan, dan kaya rasa.
Variasi kedua menggunakan jamur sebagai campuran utama. Jamur tumis dengan bawang yang dicincang halus dicampur langsung ke dalam adonan kentang. Perpaduan ini menghasilkan rasa umami yang dalam dan sangat cocok disajikan sebagai hidangan vegetarian.
Variasi ketiga menambahkan keju parut ke dalam adonan. Keju meleleh saat digoreng dan menciptakan lapisan dalam yang lembut dan gurih. Jenis keju yang digunakan biasanya keju cottage khas Ukraina atau keju muda bertekstur lembut.
Selain itu, beberapa keluarga Ukraina menambahkan rempah segar seperti daun dill, peterseli, atau daun bawang ke dalam adonan untuk memberi aroma herba yang segar.
Cara Menyajikan Deruny yang Otentik
Deruny paling nikmat disajikan langsung dari penggorengan dalam kondisi panas dan renyah. Hidangan ini biasanya diletakkan di atas piring datar dan disajikan bersama krim asam atau smetana sebagai saus pendamping utama.
Krim asam memberi rasa segar dan sedikit asam yang menyeimbangkan gurihnya deruny. Saus ini dituang di atas panekuk atau disajikan terpisah di mangkuk kecil agar setiap orang bisa menyesuaikan takarannya sendiri.
Selain krim asam, deruny juga sering disajikan bersama saus apel manis untuk versi yang lebih ringan dan cocok dinikmati sebagai camilan sore. Beberapa orang juga menyukai deruny yang disantap polos tanpa saus apa pun, terutama jika sudah ditambahkan bawang dan rempah yang cukup ke dalam adonan.
Untuk sajian yang lebih mewah, deruny bisa diletakkan di atas tempat tidur selada segar, dihias dengan irisan tomat, dan ditaburi daun dill cincang. Penyajian seperti ini sering terlihat di restoran modern Ukraina yang mengangkat hidangan tradisional ke tampilan yang lebih elegan.
Manfaat Gizi dari Deruny
Deruny bukan sekadar makanan lezat. Hidangan ini juga mengandung gizi yang cukup baik untuk tubuh jika dikonsumsi dalam porsi yang wajar.
Kentang sebagai bahan utama kaya akan karbohidrat kompleks yang memberi energi tahan lama. Kentang juga mengandung vitamin C, kalium, dan vitamin B6 yang penting untuk fungsi saraf dan daya tahan tubuh. Selain itu, kentang mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan.
Telur dalam adonan deruny menyumbang protein berkualitas tinggi dan lemak sehat. Bawang bombay yang ditambahkan mengandung antioksidan alami yang baik untuk kesehatan jantung. Jika deruny digoreng dengan minyak dalam jumlah minimal dan tidak terlalu berminyak, hidangan ini bisa menjadi pilihan sarapan yang bergizi dan mengenyangkan.
Namun perlu diperhatikan bahwa deruny yang digoreng dalam banyak minyak mengandung lemak yang lebih tinggi. Untuk pilihan yang lebih sehat, deruny bisa dipanggang di dalam oven atau di atas wajan anti lengket dengan sedikit minyak.
Kesimpulan
Deruny merupakan bukti bahwa masakan tradisional yang sederhana bisa menghasilkan cita rasa yang luar biasa. Dengan bahan utama kentang yang mudah didapat dan proses pembuatan yang tidak memerlukan keahlian khusus, hidangan khas Ukraina ini sangat layak dicoba di dapur rumah sendiri.
Coba buat deruny untuk sarapan akhir pekan, camilan sore bersama keluarga, atau hidangan pembuka yang unik di acara makan bersama. Sajikan bersama krim asam dan daun dill segar untuk pengalaman rasa yang paling otentik.
Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Food
Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Janssons Frestelse: Casserole Kentang Swedia yang Menggoda SITUSTOTO
