JAKARTA, odishanewsinsight.com – Kuliner Afrika memiliki kekayaan cita rasa yang kerap luput dari perhatian penikmat makanan di Indonesia. Doro Wat hadir sebagai salah satu hidangan paling ikonik dari Ethiopia yang wajib dicoba oleh para petualang kuliner. Sajian berupa semur ayam dengan kuah merah pekat ini menyimpan kompleksitas rasa yang mampu membuat lidah bergetar. Perpaduan puluhan jenis rempah dalam bumbu berbere menciptakan sensasi pedas, hangat, dan aromatik yang sulit dilupakan setelah sekali mencicipi.
Ethiopia dikenal sebagai negara dengan tradisi kuliner tertua di benua Afrika. Negeri yang terletak di tanduk Afrika ini memiliki sejarah panjang dalam mengolah rempah dan menciptakan hidangan dengan karakter kuat. Doro Wat menempati posisi istimewa sebagai hidangan nasional yang selalu hadir dalam perayaan penting seperti Natal Ethiopia, Paskah, hingga acara pernikahan. Bagi masyarakat Ethiopia, menyajikan hidangan ini kepada tamu merupakan bentuk penghormatan tertinggi.
Sejarah dan Asal Usul Doro Wat

Jejak sejarah semur ayam Ethiopia ini bisa ditelusuri hingga berabad-abad silam. Kata “Doro” dalam bahasa Amharik berarti ayam, sementara “Wat” merujuk pada semur atau hidangan berkuah kental. Kombinasi keduanya menciptakan nama yang secara harfiah berarti semur ayam. Resep ini diwariskan secara turun-temurun dalam keluarga Ethiopia dan setiap daerah memiliki variasi khasnya masing-masing.
Konon hidangan ini pertama kali diciptakan di wilayah dataran tinggi Ethiopia di mana ayam menjadi ternak yang mudah dipelihara. Para pedagang rempah dari jalur perdagangan kuno membawa berbagai bumbu eksotis yang kemudian diadaptasi ke dalam masakan lokal. Perpaduan pengaruh budaya Arab, India, dan Afrika asli melahirkan profil rasa yang tidak ditemukan di belahan dunia manapun.
Mengenal Bumbu Berbere dalam Doro Wat
Jantung dari setiap hidangan Doro Wat terletak pada bumbu berbere yang menjadi signature Ethiopia. Campuran rempah ini terdiri dari belasan hingga puluhan bahan yang digiling halus menjadi bubuk merah kecokelatan dengan aroma yang sangat khas. Setiap keluarga Ethiopia biasanya memiliki resep berbere rahasia yang dijaga ketat dan diwariskan antar generasi.
Komposisi dasar bumbu berbere meliputi:
- Cabai merah kering sebagai basis warna dan rasa pedas
- Paprika untuk kedalaman rasa dan warna merah cerah
- Jahe segar yang memberikan sensasi hangat
- Bawang putih dalam jumlah melimpah
- Ketumbar biji yang sudah disangrai
- Kapulaga hijau untuk aroma floral
- Fenugreek yang memberikan rasa sedikit pahit khas
- Lada hitam untuk sentuhan pedas berbeda
- Pala bubuk untuk kompleksitas rasa
- Kayu manis yang menambah kehangatan
- Cengkeh untuk aroma yang dalam
- Biji ajwain atau bishop weed
Proses pembuatan berbere memerlukan kesabaran karena setiap rempah harus disangrai terpisah untuk mengeluarkan minyak esensial sebelum digiling bersama. Hasilnya adalah bumbu dengan lapisan rasa yang kompleks dan aroma yang memenuhi ruangan.
Bahan Utama Membuat Doro Wat
Selain bumbu berbere yang menjadi bintang utama, ada beberapa bahan penting lain yang diperlukan untuk membuat semur ayam Ethiopia ini dengan sempurna. Pemilihan bahan berkualitas akan sangat mempengaruhi hasil akhir hidangan.
Bahan yang perlu disiapkan:
- Ayam kampung utuh sekitar 1,5 kg dipotong 12 bagian
- Bawang bombay merah 1 kg dicincang sangat halus
- Niter kibbeh atau mentega berbumbu Ethiopia 200 gram
- Bumbu berbere 4 sendok makan atau sesuai selera
- Telur rebus utuh 6 butir
- Jahe parut 3 sendok makan
- Bawang putih cincang 6 siung
- Kaldu ayam 500 ml
- Air jeruk lemon 2 sendok makan
- Garam secukupnya
- Lada hitam secukupnya
Niter kibbeh merupakan mentega yang dimasak bersama rempah-rempah seperti bawang putih, jahe, kunyit, dan kapulaga hingga menghasilkan lemak dengan aroma yang sangat harum. Jika kesulitan menemukan niter kibbeh, mentega biasa bisa digunakan sebagai pengganti meski hasilnya tidak seautentik versi asli.
Cara Membuat Doro Wat Autentik
Proses memasak Doro Wat memerlukan waktu yang tidak sebentar, namun hasilnya sebanding dengan usaha yang dikeluarkan. Kunci utama terletak pada kesabaran mengolah bawang bombay hingga mencapai konsistensi yang tepat.
Langkah pertama adalah menyiapkan ayam dengan membersihkan dan memotongnya menjadi 12 bagian. Rendam potongan ayam dalam air yang dicampur sedikit jeruk lemon selama 30 menit untuk menghilangkan bau amis. Tiriskan dan keringkan dengan tisu dapur sebelum dibumbui dengan sedikit garam dan lada.
Tahap krusial berikutnya adalah mengolah bawang bombay. Panaskan wajan besar atau panci tebal tanpa minyak sama sekali. Masukkan bawang bombay cincang dan masak dengan api sedang sambil terus diaduk. Proses ini disebut dry frying dan membutuhkan waktu sekitar 20 hingga 30 menit hingga bawang menjadi kecokelatan dan sangat harum. Jangan tergoda menambahkan minyak atau air karena akan merusak proses karamelisasi alami.
Setelah bawang mencapai warna dan konsistensi yang diinginkan, tambahkan niter kibbeh dan biarkan meleleh sempurna. Masukkan jahe dan bawang putih, tumis hingga harum sekitar 2 menit. Tambahkan bumbu berbere dan aduk rata, masak selama 5 menit agar rempah melepaskan aromanya.
Tuang kaldu ayam sedikit demi sedikit sambil terus mengaduk untuk mencegah bumbu gosong. Setelah tercampur rata, masukkan potongan ayam dan pastikan semua terendam dalam kuah. Tutup panci dan masak dengan api kecil selama 45 menit hingga 1 jam sampai ayam empuk dan bumbu meresap sempurna.
Lima belas menit sebelum matang, tambahkan telur rebus utuh yang sudah dikupas. Buat beberapa sayatan kecil pada permukaan telur agar bumbu bisa meresap. Koreksi rasa dengan garam jika diperlukan. Hidangan siap disajikan saat kuah mengental dan berminyak di permukaannya.
Cita Rasa Khas DoroWat yang Memukau
Pengalaman pertama mencicipi semur ayam Ethiopia ini biasanya mengejutkan karena kompleksitas rasanya yang luar biasa. Sensasi pertama yang menyapa lidah adalah rasa pedas yang hangat namun tidak menyengat. Berbeda dengan pedas cabai yang biasa dikenal di Indonesia, pedas dari berbere terasa lebih bulat dan berlapis.
Setelah rasa pedas mereda, muncul kedalaman rasa dari karamelisasi bawang bombay yang memberikan sentuhan manis alami. Rempah-rempah seperti kapulaga dan kayu manis menambahkan dimensi aromatik yang membuat setiap suapan terasa berbeda. Daging ayam yang empuk menyerap semua bumbu dengan sempurna, sementara telur rebus memberikan kontras tekstur yang menyenangkan.
Kuah kental yang berminyak di permukaan bukan sekadar hiasan. Minyak berbumbu ini mengandung seluruh esensi rempah yang larut dalam lemak dan memberikan sensasi kaya saat dimakan bersama injera. Perpaduan semua elemen ini menciptakan harmoni rasa yang sulit dijelaskan dengan kata-kata dan harus dialami langsung.
Injera Pendamping Wajib Doro Wat
Hidangan Ethiopia tidak lengkap tanpa injera, roti pipih berongga dengan rasa asam khas yang menjadi pendamping sempurna untuk Doro Wat. Injera terbuat dari tepung teff, biji-bijian asli Ethiopia yang kaya serat dan nutrisi. Teksturnya kenyal seperti spons dengan permukaan berongga yang sempurna untuk menyerap kuah kental.
Cara menikmati DoroWat secara tradisional adalah dengan menyobekkan selembar injera, lalu menggunakannya untuk mengambil potongan ayam dan kuah. Tidak ada sendok atau garpu dalam tradisi makan Ethiopia. Semua dilakukan dengan tangan kanan dan berbagi dari satu piring besar bersama yang merefleksikan nilai kebersamaan dalam budaya setempat.
Jika kesulitan mendapatkan injera, alternatif yang bisa digunakan termasuk roti pita, naan, atau bahkan nasi putih. Meski tidak seautentik aslinya, kombinasi tersebut tetap mampu memberikan pengalaman kuliner yang memuaskan.
Tips Membuat Doro Wat untuk Pemula
Bagi yang baru pertama kali mencoba memasak hidangan ini, ada beberapa tips yang bisa membantu mendapatkan hasil optimal. Pertama, jangan terburu-buru dalam proses mengolah bawang bombay. Tahap ini adalah fondasi rasa yang menentukan keberhasilan seluruh hidangan.
Saran praktis untuk hasil terbaik:
- Gunakan panci dengan dasar tebal untuk distribusi panas merata
- Cincang bawang bombay sehalus mungkin untuk tekstur kuah yang lembut
- Sangrai rempah berbere sebentar sebelum digunakan untuk aroma lebih tajam
- Masak dengan api kecil dan waktu lama untuk hasil yang lebih baik
- Biarkan hidangan beristirahat 15 menit sebelum disajikan agar bumbu meresap
- Simpan sisa masakan di kulkas, rasanya akan semakin enak keesokan harinya
Jumlah bumbu berbere bisa disesuaikan dengan toleransi pedas masing-masing. Untuk percobaan pertama, mulai dengan jumlah lebih sedikit dan tambahkan secara bertahap hingga mencapai level yang diinginkan.
Variasi Modern DoroWat
Seiring dengan menyebarnya hidangan ini ke berbagai negara, muncul berbagai variasi yang menyesuaikan dengan ketersediaan bahan dan preferensi lokal. Beberapa restoran Ethiopia di kota besar dunia menawarkan versi yang sedikit dimodifikasi agar lebih mudah diterima lidah internasional.
Variasi yang populer termasuk versi dengan tingkat kepedasan lebih rendah, penggunaan daging ayam tanpa tulang untuk kemudahan makan, hingga substitusi niter kibbeh dengan minyak kelapa untuk versi vegan. Ada pula yang menambahkan sayuran seperti kentang atau wortel untuk memberikan variasi tekstur dan nilai gizi tambahan.
Meski modifikasi boleh dilakukan, para purist tetap berpendapat bahwa DoroWat autentik harus dibuat dengan resep tradisional untuk mendapatkan pengalaman kuliner yang sesungguhnya.
Nilai Budaya di Balik Doro Wat
Di Ethiopia, hidangan ini bukan sekadar makanan untuk mengenyangkan perut. Doro Wat memiliki makna simbolis yang mendalam dalam berbagai ritual dan perayaan. Saat Natal Ethiopia yang jatuh pada tanggal 7 Januari, hampir setiap rumah tangga akan memasak hidangan ini sebagai bagian dari tradisi.
Jumlah potongan ayam yang disajikan pun memiliki makna. Biasanya ayam dipotong menjadi 12 bagian yang melambangkan 12 rasul dalam tradisi Kristen Ortodoks Ethiopia. Telur rebus yang ditambahkan melambangkan kelahiran kembali dan kesuburan. Setiap elemen dalam hidangan ini sarat dengan simbolisme yang menghubungkan makanan dengan spiritualitas.
Tradisi berbagi Doro Wat dari satu piring besar juga mencerminkan nilai kebersamaan yang dijunjung tinggi dalam masyarakat Ethiopia. Makan bersama dengan cara ini dipercaya memperkuat ikatan antar anggota keluarga dan komunitas.
Mencari Bahan DoroWat di Indonesia
Tantangan terbesar dalam membuat semur ayam Ethiopia di Indonesia adalah ketersediaan bahan. Bumbu berbere jarang ditemukan di supermarket konvensional, namun bisa dicari di toko bahan makanan impor atau marketplace online. Beberapa toko rempah di pasar tradisional juga menyediakan bahan-bahan untuk meracik berbere sendiri.
Alternatif lain adalah membeli berbere siap pakai dari merek internasional yang mulai tersedia di platform e-commerce. Meski tidak seautentik buatan sendiri, produk ini bisa menjadi jalan pintas yang praktis untuk percobaan pertama. Setelah familiar dengan profil rasanya, baru kemudian bereksperimen membuat berbere dari nol.
Untuk niter kibbeh, pembuatan sendiri justru direkomendasikan karena bahan-bahannya lebih mudah ditemukan. Cukup masak mentega dengan campuran rempah seperti bawang putih, jahe, kunyit, kapulaga, dan daun salam hingga mentega jernih dan beraroma harum.
Kesimpulan
Doro Wat menawarkan pengalaman kuliner yang benar-benar berbeda dari hidangan ayam manapun yang pernah dicicipi sebelumnya. Kompleksitas bumbu berbere yang memadukan puluhan rempah menciptakan sensasi rasa yang mendalam dan berlapis. Proses memasaknya memang membutuhkan kesabaran ekstra, namun hasil akhirnya dijamin memuaskan. Bagi para penikmat kuliner yang ingin memperluas cakrawala rasa, semur ayam khas Ethiopia ini layak masuk dalam daftar hidangan yang wajib dicoba. Setiap suapan adalah perjalanan ke negeri tanduk Afrika dengan segala kekayaan budaya dan tradisi kulinernya yang memukau.
Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Food
Baca juga artikel lainnya: Pecan Pie Kue Khas Amerika yang Manis Legit dan Renyah
