Tue. Jun 23rd, 2026
Nakshi Pitha

JAKARTA, odishanewsinsight.com – Nakshi pitha adalah kue yang paling indah dari seluruh tradisi kuliner Bangladesh. Ia adalah kue berbahan tepung beras yang permukaannya dihiasi ukiran yang sangat rumit, sangat halus. Dan sangat cantik yang menggambarkan berbagai motif tradisional: bunga teratai, ikan. Bintang, gelombang air, daun, dan berbagai pola geometris yang sangat khas seni rakyat Bangladesh. Selanjutnya, setiap motif diukir dengan sangat teliti menggunakan alat sederhana berupa lidi, sumpit, atau bahkan ujung jari yang sangat terlatih.

Nakshipitha adalah bukti bahwa masakan terbaik adalah yang mengangkat makanan ke level seni. Selain itu, ia adalah penghubung langsung antara tradisi seni tekstil nakshi kantha. Yaitu kain bordir khas Bangladesh, dengan tradisi kuliner yang juga membutuhkan tingkat ketelitian dan keindahan yang sama. Oleh karena itu, membuat nakshipitha bukan sekadar memasak. Ia adalah berkarya seni dengan medium makanan.

Sejarah Nakshi Pitha dalam Tradisi Bangladesh

Nakshi Pitha

Pitha adalah kategori kue beras yang sangat luas dan sangat fundamental dalam kuliner Bangladesh dan Bengal Barat India. Pertama, tradisi membuat pitha sudah berlangsung selama berabad-abad dan sangat erat kaitannya dengan siklus pertanian karena bahan bakunya adalah beras baru hasil panen. Kedua, nakshipitha secara spesifik mengambil namanya dari kata naksha yang berarti pola atau desain, mencerminkan identitasnya yang paling utama sebagai kue yang memamerkan keindahan ukiran.

Selanjutnya, nakshi pitha adalah bagian dari tradisi pitha yang dibuat selama festival musim dingin Poush Parbon dan berbagai perayaan lainnya di Bangladesh. Selain itu, keahlian membuat nakshipitha yang sangat baik adalah keterampilan. Yang sangat dihargai oleh komunitas dan sering menjadi kebanggaan seorang ibu rumah tangga di daerah pedesaan Bangladesh.

Nakshi Kantha dan Nakshi Pitha

Hubungan antara nakshi kantha dan nakshi pitha sangat menarik. Pertama, nakshi kantha adalah selimut bordir tradisional Bangladesh yang terkenal dengan pola-pola. Yang sangat indah dan sangat halus yang dibuat dari kain-kain bekas yang dijahit bersama. Kedua, pola-pola yang digunakan dalam nakshi kantha hampir identik dengan pola. Yang diukir pada nakshipitha karena keduanya berasal dari tradisi seni rakyat Bangladesh yang sama. Selanjutnya, perempuan Bangladesh yang terampil dalam membuat nakshi kantha biasanya juga sangat terampil dalam membuat nakshipitha karena keduanya membutuhkan tingkat ketelitian dan kesabaran yang sangat serupa. Selain itu, motif yang dipilih sering kali memiliki makna simbolis yang spesifik tentang kesuburan, kemakmuran, dan keharmonisan.

Bahan-Bahan untuk Nakshi Pitha

  • Tepung beras yang digiling halus dari beras baru panen sebagai bahan utama
  • Air panas untuk membuat adonan yang bisa dibentuk dan diukir
  • Garam sejumput untuk rasa dasar
  • Kelapa parut dan gula merah untuk isian yang manis dan khas
  • Minyak untuk menggoreng atau mengukus

Cara Membuat Nakshi Pitha

  1. Buat tepung beras dengan merendam beras semalaman lalu menggiling hingga halus. Tepung beras segar memberikan tekstur yang jauh lebih baik dari tepung beras kemasan. Namun tepung kemasan bisa digunakan sebagai alternatif.
  2. Tuang air panas ke atas tepung beras sambil diaduk hingga membentuk adonan yang cukup padat untuk dibentuk namun tidak terlalu kering. Selanjutnya, konsistensi yang tepat adalah seperti tanah liat yang sangat lembut.
  3. Bentuk isian: campurkan kelapa parut dengan gula merah yang sudah dihancurkan. Aduk rata.
  4. Ambil sejumput adonan, pipihkan menjadi lingkaran tipis di telapak tangan. Letakkan isian di tengah dan tutup. Selanjutnya, bentuk menjadi bulat atau oval yang rapi.
  5. Ukir pola di permukaan menggunakan lidi, tusuk gigi, atau ujung sendok. Selanjutnya, mulai dari tengah dan kerjakan ke luar untuk pola yang paling umum. Butuhkan waktu dan latihan untuk menghasilkan pola yang benar-benar cantik.
  6. Goreng dalam minyak yang tidak terlalu panas atau kukus tergantung variasi yang dibuat. Pitha goreng menghasilkan permukaan yang sedikit keemasan dan renyah sementara pitha kukus lebih lembut.

Cita Rasa yang Sesuai dengan Keindahannya

Nakshi pitha yang berhasil memberikan pengalaman makan yang sangat memuaskan. Pertama, kulit tepung beras yang tipis memiliki rasa yang sangat bersih dan sangat halus dengan tekstur yang lembut namun sedikit kenyal. Selanjutnya, isian kelapa dan gula merah yang manis memberikan kontras yang sangat menyenangkan dengan kulitnya yang netral. Kemudian, aroma kelapa dan gula merah yang mengepul saat pitha dibelah adalah salah satu aroma paling menenangkan dari kuliner Bangladesh. Selain itu, sedikit rasa gosong dari bagian luar yang digoreng memberikan dimensi rasa yang sangat khas dan sangat disukai.

Festival Pitha: Tradisi yang Sangat Hidup

Nakshi pitha paling sering dibuat dalam konteks festival pitha yang biasanya diadakan selama musim dingin di Bangladesh. Misalnya, berbagai desa di Bangladesh mengadakan kompetisi membuat pitha di mana para perempuan bersaing untuk menghasilkan nakshi pitha dengan ukiran yang paling indah. Selanjutnya, berbagai festival pitha yang diadakan di Dhaka dan kota-kota besar Bangladesh setiap tahun menarik ribuan pengunjung yang ingin menyaksikan dan menikmati berbagai jenis pitha termasuk nakshipitha. Selain itu, upaya pelestarian nakshi pitha sebagai warisan budaya semakin menguat dengan berbagai program pelatihan. Yang diadakan oleh berbagai NGO dan lembaga budaya Bangladesh.

Nakshipitha juga mendapat pengakuan sebagai warisan seni kuliner yang sangat perlu dilestarikan. Misalnya, UNESCO dan berbagai lembaga budaya internasional sudah mulai mendokumentasikan tradisi pembuatan nakshi pitha sebagai bagian dari warisan budaya takbenda Bangladesh. Selanjutnya, berbagai program pelatihan membuat nakshi pitha yang diadakan oleh NGO dan lembaga pemerintah Bangladesh semakin aktif. Selain itu, eksposur media sosial yang sangat visual terhadap keindahan nakshipitha mendorong generasi muda Bangladesh untuk kembali tertarik mempelajari keterampilan tradisional ini.

Nakshi pitha juga menjadi bagian dari diplomasi kuliner Bangladesh. Selanjutnya, berbagai kedutaan besar Bangladesh di seluruh dunia sering menyajikan nakshipitha dalam acara-acara resmi sebagai representasi seni kuliner negara yang sangat membanggakan. Selain itu, tren global terhadap artisan food dan handmade products memberikan konteks. Yang sangat relevan bagi nakshipitha untuk diapresiasi oleh audience internasional yang semakin luas.

Kompetisi dan Pelestarian Nakshi Pitha

Nakshi pitha juga menjadi subjek penelitian akademis yang menarik. Selanjutnya, beberapa universitas di Bangladesh sudah mendokumentasikan berbagai motif nakshipitha sebagai bagian dari kajian etnoseni. Selain itu, digitalisasi motif-motif tradisional nakshi pitha semakin memudahkan pelestarian pengetahuan ini untuk generasi mendatang.

Penutup: Nakshi Pitha, Ketika Memasak Menjadi Seni

Nakshi pitha mengajarkan bahwa memasak adalah bentuk ekspresi seni yang tidak kalah dengan melukis atau mengukir. Sebab setiap motif yang diukir di permukaan kue itu adalah ekspresi kreativitas yang sangat personal dari pembuatnya.

Selanjutnya, nakshipitha mengajarkan tentang nilai pengetahuan yang diwariskan. Selain itu, kemampuan mengukir motif tradisional yang sangat indah pada permukaan kue adalah pengetahuan yang tidak tertulis. Sangat berharga yang hidup dari tangan ke tangan selama generasi.

Oleh karena itu, ketika ada kesempatan untuk melihat atau mencoba nakshipitha, perhatikan ukirannya sebelum memakannya. Karena dalam setiap goresan motif yang sangat teliti itu tersimpan seni rakyat Bangladesh yang sangat indah dan sangat perlu untuk dijaga kelestariannya.+

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Food

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Shorshe Ilish: Kari Ikan Hilsa Bengal yang Mewah, Pedas, dan Sangat Ikonik

Author

By siti