Sun. Jan 25th, 2026
Orek Tempe

JAKARTA, odishanewsinsight.com – Aroma harum kecap manis berpadu dengan gurihnya tempe goreng kecokelatan menguar dari dapur, membuat siapa saja yang melintas langsung menelan ludah. Itulah pesona orek tempe, hidangan sederhana namun mampu membuat sepiring nasi putih hangat terasa begitu istimewa. Masakan tradisional Jawa ini baru saja mengukir prestasi membanggakan setelah dinobatkan sebagai salah satu tumisan terenak di dunia versi TasteAtlas pada tahun 2025.

Bukan tanpa alasan orek tempe begitu dicintai masyarakat Indonesia lintas generasi. Perpaduan rasa manis, gurih, dan sedikit pedas menciptakan harmoni sempurna di lidah. Teksturnya yang bervariasi antara versi basah yang lembut dan versi kering yang renyah memberikan pilihan sesuai selera masing-masing penikmatnya.

Mengenal Lebih Dekat Orek Tempe Khas Nusantara

Orek Tempe

Orek tempe merupakan hidangan tumis khas Indonesia yang berbahan dasar tempe, produk fermentasi kedelai tradisional yang berasal dari tanah Jawa. Kata “orek” sendiri dalam bahasa Jawa bermakna mengaduk atau membolak-balik, menggambarkan teknik memasak yang digunakan saat membuat hidangan ini. Proses pengadukan bumbu bersama tempe goreng inilah yang menciptakan cita rasa khas yang sulit ditiru.

Sejarah orek tempe tidak bisa dilepaskan dari warisan kuliner Jawa yang kaya akan filosofi kesederhanaan. Para leluhur di tanah Jawa telah meracik hidangan ini sejak ratusan tahun silam sebagai lauk pendamping nasi yang bergizi tinggi namun tetap terjangkau. Hingga kini, orek tempe tetap menjadi menu andalan di berbagai warung makan, mulai dari warteg pinggir jalan hingga restoran berbintang.

Dua Varian Orek Tempe yang Populer

Dunia kuliner Indonesia mengenal dua jenis orek tempe yang sama-sama lezatnya. Masing-masing memiliki karakteristik tersendiri yang membuatnya cocok untuk berbagai kesempatan.

Orek Tempe Kering Varian ini memiliki tekstur renyah dan garing karena tempe diiris tipis memanjang sebelum digoreng hingga kering sempurna. Bumbu yang melapisi tempe goreng akan mengering dan menciptakan lapisan karamel manis yang menggoda. Orek tempe kering sangat cocok dijadikan stok lauk karena bisa bertahan hingga satu minggu bila disimpan dengan benar dalam wadah kedap udara.

Orek Tempe Basah Berbeda dengan versi kering, orek tempe basah dipotong berbentuk dadu dengan ukuran lebih tebal. Kuah bumbu yang tersisa memberikan kelembutan pada setiap potongan tempe. Varian ini lebih cocok disantap langsung saat hangat karena kuahnya akan semakin meresap ke dalam tempe seiring waktu.

Bahan Utama Membuat Orek Tempe

Menyiapkan bahan-bahan untuk membuat orek tempe tidaklah sulit karena semuanya mudah ditemukan di pasar tradisional maupun supermarket. Berikut daftar lengkap bahan yang diperlukan:

Bahan Pokok:

  • 200 gram tempe segar berkualitas
  • 4 sendok makan minyak goreng
  • 100 ml air matang

Bumbu Iris:

  • 5 siung bawang merah, potong tipis-tipis
  • 3 siung bawang putih, rajang tipis
  • 5 cabai merah keriting, iris miring
  • 3 cabai rawit merah (boleh ditambah/kurangi sesuai selera pedas)
  • 2 lembar daun salam
  • Lengkuas ±2 cm, geprek sampai sedikit pecah

Bumbu Penyedap:

  • 3 sendok makan kecap manis
  • 2 sendok makan gula merah sisir
  • 1 sendok teh garam
  • Setengah sendok teh kaldu bubuk

Cara Membuat Orek Tempe Kering Renyah

Membuat orek tempe kering yang renyah dan tahan lama membutuhkan teknik khusus agar hasilnya sempurna. Berikut langkah-langkah yang perlu diikuti:

  1. Potong tempe memanjang tipis menyerupai bentuk korek api dengan ketebalan sekitar 3 milimeter
  2. Lumuri potongan tempe dengan sedikit garam, diamkan selama 10 menit agar bumbu meresap
  3. Panaskan minyak goreng dengan api sedang hingga benar-benar panas
  4. Goreng tempe secara bertahap dalam jumlah sedikit agar suhu minyak tetap stabil
  5. Goreng hingga tempe berwarna kuning keemasan dan terasa ringan saat diangkat
  6. Tiriskan tempe goreng di atas kertas penyerap minyak
  7. Sisakan 3 sendok makan minyak dalam wajan, tumis bawang merah dan bawang putih hingga harum
  8. Masukkan cabai merah, cabai rawit, daun salam, dan lengkuas, aduk hingga layu
  9. Tuang air, gula merah, kecap manis, garam, dan kaldu bubuk
  10. Masak dengan api kecil sambil terus diaduk hingga bumbu mengental
  11. Masukkan tempe goreng, aduk perlahan hingga seluruh permukaan terbalut bumbu
  12. Angkat saat bumbu sudah kering dan tempe terlihat mengkilap

Cara Membuat Orek Tempe Basah Gurih Manis

Bagi yang menyukai tekstur lebih lembut dengan bumbu yang meresap sempurna, orek tempe basah menjadi pilihan tepat. Berikut panduan membuatnya:

  1. Potong tempe berbentuk dadu dengan ukuran sekitar 1,5 sentimeter
  2. Goreng tempe dalam minyak panas hingga setengah matang saja, jangan terlalu kering
  3. Angkat dan tiriskan tempe goreng
  4. Haluskan bawang merah, bawang putih, dan kemiri menggunakan cobek atau blender
  5. Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak hingga harum dan matang
  6. Masukkan irisan cabai, daun salam, dan lengkuas
  7. Tuang air lebih banyak dibanding versi kering, sekitar 150 ml
  8. Tambahkan kecap manis, gula merah, garam, dan penyedap rasa
  9. Setelah bumbu mendidih, masukkan tempe goreng
  10. Masak dengan api kecil selama 10 menit hingga bumbu meresap
  11. Koreksi rasa sebelum diangkat dan sajikan hangat

Variasi Orek Tempe dengan Tambahan Bahan Lain

Kreativitas dalam memasak orek tempe bisa dieksplorasi dengan menambahkan berbagai bahan pelengkap. Beberapa variasi yang populer di kalangan pecinta kuliner:

Orek Tempe Teri Ikan teri asin yang gurih memberikan dimensi rasa baru pada orek tempe. Goreng teri terpisah hingga garing sebelum dicampurkan ke dalam tumisan bumbu bersama tempe.

OrekTempe Kacang Kacang tanah goreng menambah tekstur renyah yang kontras dengan tempe. Campurkan kacang di tahap akhir memasak agar tetap garing.

OrekTempe Petai Aroma khas petai yang kuat berpadu sempurna dengan manisnya kecap dalam orektempe. Iris petai dan tumis bersama bumbu sebelum tempe dimasukkan.

OrekTempe Kacang Panjang Potongan kacang panjang memberikan kesegaran dan nutrisi tambahan. Masukkan kacang panjang saat bumbu sudah setengah matang agar teksturnya tetap renyah.

Cita Rasa dan Tekstur yang Menggugah Selera

Setiap suapan orek tempe menghadirkan pengalaman rasa yang kompleks namun seimbang. Manisnya gula merah dan kecap berpadu dengan gurihnya tempe goreng menciptakan kombinasi yang adiktif. Sentuhan pedas dari cabai memberikan sensasi hangat di lidah tanpa mendominasi rasa utama.

Tekstur orektempe kering yang renyah memberikan kepuasan tersendiri saat dikunyah. Lapisan bumbu yang mengering di permukaan tempe menciptakan sensasi karamel manis yang meleleh di mulut. Sementara orektempe basah menawarkan kelembutan dengan bumbu yang meresap hingga ke dalam pori-pori tempe.

Aroma yang menguar dari orektempe tidak kalah menggoda. Harum daun salam berpadu dengan wangi lengkuas dan bawang yang tertumis sempurna. Kombinasi aroma ini mampu membangkitkan selera makan siapa saja yang menciumnya.

Tips Agar OrekTempe Tahan Lama

Menyimpan orek tempe dengan benar akan memperpanjang masa simpannya tanpa mengurangi kenikmatan. Berikut panduan penyimpanan yang tepat:

  • Pastikan orek tempe sudah dingin sempurna sebelum disimpan dalam wadah
  • Gunakan wadah kedap udara untuk mencegah kelembaban masuk
  • Simpan di suhu ruangan untuk konsumsi dalam 3 hari
  • Masukkan ke dalam lemari pendingin untuk penyimpanan hingga 1 minggu
  • Hindari menyimpan orektempe dalam keadaan hangat karena akan cepat melempem
  • Panaskan kembali dengan cara ditumis sebentar agar tekstur kembali seperti semula

Kandungan Gizi Orek Tempe

Sebagai lauk berbahan dasar tempe, orek tempe menyimpan berbagai nutrisi penting bagi tubuh. Dalam satu porsi penyajian seberat 120 gram, terkandung:

  • Kalori: 175 kkal
  • Protein: 13,11 gram
  • Lemak: 8,20 gram
  • Karbohidrat: 15,60 gram

Kandungan protein yang tinggi menjadikan orektempe pilihan tepat untuk memenuhi kebutuhan protein harian. Tempe juga mengandung probiotik alami hasil fermentasi yang baik untuk kesehatan pencernaan. Isoflavon dalam tempe bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan mencegah osteoporosis.

Pengalaman Menyantap OrekTempe

Menyantap orek tempe paling nikmat saat masih hangat bersama nasi putih yang baru matang. Uap panas dari nasi berpadu dengan aroma orek tempe menciptakan pengalaman makan yang memanjakan indra. Tambahan sambal terasi dan lalapan segar seperti mentimun atau kemangi akan menyempurnakan hidangan.

Di berbagai daerah di Indonesia, orektempe sering disajikan sebagai bagian dari nasi kotak untuk acara hajatan. Kepraktisan penyajian dan ketahanannya yang cukup lama menjadikan orektempe pilihan favorit untuk katering. Rasa yang familiar dan disukai berbagai kalangan usia membuat orektempe selalu ludes tanpa sisa.

Bagi mahasiswa atau pekerja yang tinggal di kos, orektempe menjadi penyelamat di kala budget terbatas. Satu papan tempe yang dimasak menjadi orek bisa dijadikan lauk untuk beberapa hari ke depan. Cukup hangatkan sebentar sebelum disantap, kenikmatan orektempe tetap terjaga.

Kesimpulan

Orek tempe membuktikan bahwa kesederhanaan bisa menghasilkan kelezatan yang luar biasa. Hidangan tradisional Jawa ini tidak hanya memanjakan lidah dengan perpaduan rasa manis, gurih, dan pedas yang seimbang, tetapi juga menyimpan nilai gizi tinggi terutama protein nabati. Dengan dua varian pilihan antara versi kering yang renyah dan versi basah yang lembut, orektempe mampu memenuhi berbagai selera. Pengakuan dari TasteAtlas sebagai salah satu tumisan terenak di dunia semakin mengukuhkan posisi orek tempe sebagai warisan kuliner Indonesia yang patut dibanggakan dan dilestarikan.

Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Food

Baca juga artikel lainnya: Francesinha: Resep Sandwich Legendaris dari Porto Portugal

Author

By siti