JAKARTA, odishanewsinsight.com – Aroma santan yang menguar berpadu dengan segarnya serai dan lengkuas langsung membawa siapa pun ke jalanan Bangkok yang ramai. Selain itu, Tom Kha Gai telah lama menjadi kebanggaan kuliner Thailand yang berhasil memikat lidah pecinta makanan dari berbagai penjuru dunia. Oleh karena itu, sup ayam kelapa ini bukan sekadar hidangan pengisi perut, melainkan sebuah karya seni kuliner yang memadukan berbagai rasa secara pas dalam satu mangkuk hangat.
Di Indonesia sendiri, popularitas masakan Thailand terus meningkat seiring dengan maraknya restoran yang menyajikan menu asli dari Negeri Gajah Putih tersebut. Namun, tidak sedikit pula penggemar kuliner yang tertantang untuk meracik sendiri hidangan ini di dapur rumah. Kabar baiknya, dengan bahan yang tepat dan cara yang benar, siapa pun bisa membuat Tom Kha Gai tanpa harus terbang ke Bangkok.
Asal Usul dan Sejarah Tom Kha Gai

Pertama, perjalanan sup ayam kelapa ini dimulai dari wilayah tengah Thailand berabad-abad silam. Nama Tom Kha Gai sendiri memiliki arti yang sangat sederhana dalam bahasa Thai. Secara khusus, Tom berarti merebus, Kha merujuk pada lengkuas, sementara Gai adalah sebutan untuk ayam. Dengan demikian, gabungan ketiga kata tersebut menggambarkan cara memasak dan bahan utama yang digunakan.
Dalam tradisi kuliner Thailand, sup ini awalnya disajikan sebagai hidangan kerajaan yang hanya bisa dinikmati oleh kalangan bangsawan. Selain itu, paduan rempah yang kaya dan penggunaan santan bagus menjadikannya makanan mewah pada masanya. Seiring berjalannya waktu, resep ini menyebar ke masyarakat umum dan mengalami berbagai perubahan sesuai dengan bahan yang ada di masing-masing daerah.
Lebih lanjut, pengaruh perdagangan dengan negara tetangga juga turut memperkaya cita rasa Tom Kha Gai. Misalnya, penggunaan daun jeruk purut yang khas diduga merupakan adopsi dari tradisi memasak Indonesia dan Malaysia. Sementara itu, cabai rawit yang memberikan rasa pedas berasal dari rempah yang dibawa pedagang Portugis ke Asia Tenggara pada abad ke-16.
Bahan Utama Membuat Tom Kha Gai
Pada dasarnya, keberhasilan meracik sup ayam kelapa yang lezat sangat bergantung pada mutu dan kelengkapan bahan yang digunakan. Selain itu, setiap bagian memiliki peran penting dalam membangun lapisan rasa yang kaya namun seimbang. Berikut daftar bahan yang wajib disiapkan untuk membuat Tom Kha Gai:
Bahan Protein dan Kaldu:
- Daging ayam bagian paha atau dada sebanyak 300 gram, potong dadu ukuran sedang
- Kaldu ayam bagus sebanyak 500 mililiter untuk basis sup
- Jamur merang atau jamur kancing sebanyak 100 gram, belah dua
Bahan Santan:
- Santan kental sebanyak 400 mililiter, pilih yang segar untuk hasil terbaik
- Santan encer sebanyak 200 mililiter untuk mengatur kekentalan
Rempah dan Bumbu Dapur:
- Lengkuas segar sebanyak 5 sentimeter, iris tipis miring
- Serai sebanyak 2 batang, memarkan bagian putihnya
- Daun jeruk purut sebanyak 5 lembar, sobek kasar
- Cabai rawit merah sebanyak 5 buah, geprek ringan
- Bawang merah sebanyak 4 butir, iris tipis
- Ketumbar bubuk sebanyak setengah sendok teh
Bumbu Penyedap:
- Kecap ikan atau nam pla sebanyak 3 sendok makan
- Air perasan jeruk nipis sebanyak 3 sendok makan
- Gula aren atau gula palem sebanyak 1 sendok makan
- Garam secukupnya untuk menyesuaikan rasa
Pelengkap dan Hiasan:
- Daun ketumbar segar untuk taburan
- Cabai merah iris untuk hiasan
- Minyak cabai sesuai selera
Cara Membuat Tom Kha Gai yang Pas
Pada intinya, proses memasak sup ayam kelapa ini membutuhkan perhatian khusus pada urutan dan waktu memasukkan bahan. Oleh karena itu, kesalahan kecil dalam tahapan bisa membuat rasa yang tidak seimbang atau bentuk yang kurang tepat. Ikuti langkah berikut untuk mendapatkan hasil terbaik.
Tahap Persiapan Awal:
Pertama, mulailah dengan menyiapkan semua bahan dalam kondisi siap masak. Kemudian, potong ayam menjadi ukuran sama agar matang merata. Setelah itu, iris lengkuas setipis mungkin secara miring untuk memaksimalkan keluarnya aroma. Terakhir, memarkan serai dengan punggung pisau hingga serat-seratnya terbuka dan sobek daun jeruk purut menjadi beberapa bagian.
Tahap Memasak Kaldu Harum:
Selanjutnya, tuangkan santan encer dan kaldu ayam ke dalam panci berukuran sedang. Kemudian, nyalakan api sedang dan masukkan lengkuas, serai, serta daun jeruk purut. Biarkan mendidih perlahan selama 5 menit hingga aroma rempah menguar dengan baik. Dengan demikian, proses ini menjadi dasar rasa yang akan menentukan enaknya hasil akhir.
Tahap Memasak Ayam:
Setelah kaldu beraroma harum, masukkan potongan ayam dan jamur. Kemudian, aduk perlahan dan biarkan ayam matang selama 8 hingga 10 menit. Pastikan api tidak terlalu besar agar santan tidak pecah dan ayam tetap empuk. Terakhir, tusuk ayam dengan garpu untuk memastikan sudah matang sempurna hingga ke bagian dalam.
Langkah Akhir Memasak Tom Kha Gai
Tahap Penambahan Santan Kental:
Pertama, turunkan api menjadi kecil sebelum menuangkan santan kental. Kemudian, aduk perlahan dengan gerakan memutar agar santan tercampur rata tanpa menggumpal. Biarkan sup mendidih ringan selama 3 menit. Perlu diingat, hindari merebus terlalu lama pada tahap ini karena santan kental mudah pecah jika dipanaskan terlalu panas.
Tahap Pemberian Rasa:
Selanjutnya, matikan api sebelum menambahkan kecap ikan, air jeruk nipis, dan gula aren. Hal ini penting karena kecap ikan dan jeruk nipis akan kehilangan aromanya jika dimasak terlalu lama. Setelah itu, aduk hingga semua bumbu larut dengan baik. Terakhir, cicipi dan sesuaikan rasa sesuai selera, tambahkan garam jika diperlukan.
Tahap Penyajian:
Pada akhirnya, tuang Tom Kha Gai ke dalam mangkuk saji yang sudah dihangatkan. Kemudian, taburi dengan daun ketumbar segar dan irisan cabai merah. Selain itu, teteskan sedikit minyak cabai di permukaan untuk tampilan yang lebih menggugah. Sajikan segera selagi hangat bersama nasi putih atau dimakan langsung sebagai sup.
Cita Rasa Khas Tom Kha Gai
Pada dasarnya, menyeruput sesendok sup ayam kelapa yang diracik dengan benar adalah pengalaman kuliner yang sulit dilupakan. Selain itu, lidah akan disambut oleh berbagai rasa yang datang silih berganti namun tetap pas. Inilah keajaiban dari paduan bumbu Thailand yang sudah teruji selama berabad-abad.
Pertama, rasa gurih dari santan dan kaldu ayam menjadi dasar yang menyelimuti seluruh bagian lainnya. Kemudian, kelembutan santan memberikan bentuk creamy yang enak dan memanjakan langit-langit mulut. Lebih lanjut, rasa gurih ini bukan gurih datar, melainkan gurih yang memiliki kedalaman berkat penggunaan kecap ikan bagus.
Selain itu, sentuhan asam dari jeruk nipis hadir sebagai penyegar yang mencegah sup terasa berat di perut. Dengan demikian, rasa asam ini juga berfungsi mengangkat aroma rempah dan menyeimbangkan lemak dari santan. Tanpa bagian asam, Tom Kha Gai akan terasa datar dan cepat membuat bosan.
Paduan Rempah yang Menjadi Ciri Khas
Pertama, aroma lengkuas memberikan ciri yang sangat khas dan tidak bisa digantikan oleh rempah lain. Berbeda dengan jahe yang cenderung pedas hangat, lengkuas memiliki nuansa jeruk ringan dengan sedikit rasa pahit yang justru menambah kekayaan rasa. Oleh karena itu, inilah bahan yang membedakan Tom Kha Gai dari sup santan lainnya di Asia Tenggara.
Selain itu, serai menyumbangkan kesegaran yang membuat sup ini cocok disantap dalam cuaca apapun. Kemudian, aroma lemon yang lembut berpadu dengan baik dengan lengkuas tanpa saling mendominasi. Lebih lanjut, daun jeruk purut melengkapi trio rempah ini dengan sentuhan harum bunga yang elegan.
Terakhir, pedas dari cabai rawit bisa disesuaikan dengan selera masing-masing penikmat. Misalnya, beberapa versi menyajikan sup ini dengan level pedas yang cukup menantang, sementara restoran lain memilih cara lebih ramah untuk lidah yang tidak kuat pedas. Yang pasti, sedikit rasa pedas akan membuat pengalaman makan semakin berkesan.
Bentuk Pas dalam Setiap Suapan
Selain rasa, bentuk juga memegang peranan penting dalam menentukan mutu Tom Kha Gai. Oleh karena itu, sup yang dimasak dengan benar akan menghadirkan perbedaan bentuk yang enak dan membuat setiap suapan terasa berbeda.
Pertama, kuah santan yang pas memiliki kekentalan sedang, tidak terlalu encer seperti air kaldu biasa namun juga tidak terlalu pekat seperti saus. Dengan demikian, bentuk ini memungkinkan sup melapisi bahan padat dengan baik sekaligus mudah diseruput langsung dari mangkuk.
Selain itu, potongan ayam harus empuk namun tidak lembek. Serat daging masih terasa saat dikunyah tetapi tidak alot atau keras. Misalnya, memilih bagian paha ayam akan memberikan hasil lebih berair dibandingkan dada yang cenderung kering jika dimasak terlalu lama.
Peran Jamur dalam Tom Kha Gai
Lebih lanjut, jamur memberikan bentuk kenyal yang berbeda dengan kelembutan ayam. Ketika digigit, jamur akan melepaskan kuah yang sudah meresap ke dalamnya, menciptakan ledakan rasa kecil di dalam mulut. Oleh karena itu, penggunaan jamur merang akan memberikan pengalaman lebih asli dibandingkan jamur kancing.
Selain itu, irisan lengkuas dan serai yang tertinggal dalam sup sebenarnya tidak untuk dimakan langsung. Namun, bentuknya yang berserat dan keras berfungsi sebagai pengingat tampilan dan aroma. Meskipun demikian, beberapa restoran memilih mengeluarkan rempah ini sebelum disajikan, namun membiarkannya tetap di dalam mangkuk justru lebih tradisional.
Tips Menyajikan Tom Kha Gai
Pada intinya, penyajian yang tepat akan meningkatkan pengalaman menikmati sup ayam kelapa ini secara besar. Oleh karena itu, restoran Thailand terbaik selalu memperhatikan detail kecil yang membuat hidangan mereka terlihat dan terasa istimewa.
Pertama, gunakan mangkuk keramik atau tanah liat yang sudah dihangatkan terlebih dahulu. Hal ini penting karena mangkuk dingin akan menurunkan suhu sup dengan cepat dan mengurangi kenikmatan menyantapnya. Kemudian, siram mangkuk dengan air panas selama beberapa detik sebelum menuangkan sup.
Selain itu, tata hiasan dengan rapi namun tidak berlebihan. Misalnya, letakkan daun ketumbar di satu sisi dan irisan cabai di sisi lainnya. Terakhir, teteskan minyak cabai membentuk pola lingkaran atau garis untuk efek tampilan yang menarik.
Cara Menikmati Sup Ayam Kelapa
Selanjutnya, sajikan Tom Kha Gai bersama nasi jasmine hangat dalam wadah terpisah. Cara menikmatinya bisa beragam, misalnya ada yang menyukai menyendok sup langsung ke atas nasi, ada pula yang lebih memilih menyantapnya bergantian. Dengan demikian, kedua cara sama-sama diterima dalam tradisi makan Thailand.
Lebih lanjut, sediakan bumbu tambahan di meja seperti kecap ikan, bubuk cabai, dan irisan cabai dalam cuka. Oleh karena itu, tamu bisa menyesuaikan rasa sesuai selera masing-masing. Pada dasarnya, ini merupakan kebiasaan umum di Thailand di mana setiap orang memiliki selera berbeda terhadap asin, pedas, dan asam.
Ragam Modern Tom Kha Gai
Seiring dengan perkembangan dunia kuliner, berbagai ragam kreatif dari sup ayam kelapa ini bermunculan di berbagai restoran dan dapur rumahan. Oleh karena itu, beberapa perubahan berhasil menambah sisi baru tanpa menghilangkan inti hidangan aslinya.
Pertama, versi tanpa daging menggantikan ayam dengan tahu sutra atau tempe dan menggunakan kaldu sayuran sebagai pengganti kaldu ayam. Selain itu, jamur shiitake dan jamur tiram ditambahkan dalam jumlah lebih banyak untuk memberikan kesan gurih yang hilang dari tidak adanya daging.
Kemudian, Tom Kha Seafood menggunakan campuran udang, cumi, dan kerang sebagai pengganti ayam. Namun, waktu memasak untuk makanan laut jauh lebih singkat sehingga perlu perubahan cara. Dengan demikian, rasa yang dihasilkan lebih ringan dengan nuansa laut yang segar.
Terakhir, beberapa koki masa kini mencoba dengan menambahkan bahan baru seperti jagung manis atau labu kuning. Meskipun demikian, hasilnya cukup menarik meski pecinta resep asli mungkin menganggapnya terlalu jauh dari resep awal. Yang pasti, kreasi semacam ini tetap patut dihargai selama rasa akhir tetap seimbang.
Kesimpulan
Pada akhirnya, Tom Kha Gai membuktikan bahwa kesederhanaan bahan tidak menghalangi terciptanya hidangan yang luar biasa kaya dan memuaskan. Selain itu, paduan santan gurih, asam jeruk nipis, dan trio rempah lengkuas, serai, serta daun jeruk purut menghasilkan sup yang terkenal di seluruh dunia. Dengan mengikuti resep dan cara yang tepat, siapa pun bisa membuat kelezatan asli Thailand langsung di meja makan rumah. Oleh karena itu, tidak perlu menjadi koki handal untuk menikmati rasa hangat semangkuk Tom Kha Gai yang diracik dengan penuh cinta dan kesabaran. Selamat mencoba dan rasakan sendiri keajaiban kuliner dari Negeri Gajah Putih ini.
Baca juga konten dengan artikel terkait tentang: Food
Baca juga artikel lainnya: Pad See Ew Resep Mie Goreng Thailand yang Menggoda Selera
