Thu. Mar 26th, 2026
Macaron

JAKARTA, odishanewsinsight.com – Ada satu jenis kue yang selalu menarik perhatian di etalase toko roti mewah. Bentuknya bulat kecil dan warnanya sangat beragam. Selain itu, permukaannya halus mengkilap dengan tepian bergelombang yang khas. Kue itu bernama macaron.

Macaron merupakan kue kering khas Prancis yang terbuat dari tepung almond dan putih telur. Dua keping cangkang tipis nan renyah disatukan oleh lapisan isian di tengahnya. Dengan kata lain, setiap gigitan menghadirkan perpaduan tekstur yang sangat unik. Bagian luar terasa renyah sementara bagian dalam lembut dan sedikit kenyal.

Popularitas macaron sudah merambah ke seluruh dunia. Terlebih lagi, kue ini menjadi bintang di media sosial berkat tampilannya yang cantik. Oleh karena itu, banyak toko kue di Indonesia yang kini menyediakan macaron. Bahkan, beberapa kota besar sudah punya toko khusus yang hanya menjual macaron saja.

Menariknya, macaron bukan sekadar kue biasa. Sebaliknya, kue ini menyimpan sejarah panjang dan proses pembuatan yang sangat menantang. Sebab, membuat macaron yang sempurna memerlukan ketelitian tinggi. Oleh karena itu, banyak orang menganggap macaron sebagai salah satu kue tersulit untuk dibuat.

Sejarah Panjang Macaron dari Italia hingga Prancis

Macaron

Banyak orang mengira macaron berasal dari Prancis. Namun, sejarah sebenarnya lebih panjang dari itu. Sebab, akar macaron justru bisa ditelusuri hingga ke Italia. Oleh karena itu, perjalanan kue ini sangat menarik untuk diikuti.

Kata macaron berasal dari bahasa Italia “maccherone” yang berarti adonan halus. Pada abad ke-8, kue serupa macaron sudah dikenal di biara-biara Italia. Selain itu, bahan dasarnya sudah berupa almond dan putih telur sejak saat itu. Dengan kata lain, resep dasarnya tidak banyak berubah selama ratusan tahun.

Kemudian pada tahun 1533, macaron dibawa ke Prancis. Catherine de Medici dari Italia membawa kue ini saat menikah dengan Raja Henry II. Oleh karena itu, macaron mulai dikenal di kalangan bangsawan Prancis. Namun, saat itu macaron masih berupa keping tunggal tanpa isian.

Perubahan besar terjadi pada awal abad ke-20. Pada masa itu, toko kue ternama di Paris menciptakan macaron versi modern. Dua keping cangkang disatukan dengan isian ganache atau selai di antaranya. Hasilnya, macaron seperti yang dikenal saat ini pun lahir. Dengan demikian, Prancis memang pantas disebut sebagai tanah kelahiran macaron modern.

Sejak saat itu, macaron menjadi simbol kemewahan kuliner Prancis. Bahkan, toko-toko macaron terkenal di Paris selalu ramai dikunjungi wisatawan. Oleh karena itu, macaron sudah menjadi bagian penting dari budaya kuliner dunia.

Bahan Utama yang Diperlukan untuk Membuat Macaron

Membuat macaron memerlukan bahan-bahan yang cukup sederhana. Namun, kualitas setiap bahan sangat menentukan hasil akhir. Oleh karena itu, memilih bahan terbaik menjadi langkah pertama yang tidak boleh diabaikan.

Berikut bahan utama yang diperlukan untuk membuat macaron:

  • Pertama, tepung almond halus menjadi bahan paling penting. Tepung ini harus benar-benar halus dan kering. Sebab, butiran kasar akan membuat permukaan macaron tidak rata. Oleh karena itu, ayak tepung almond minimal dua kali sebelum digunakan.
  • Kedua, gula halus atau gula bubuk menjadi pasangan tepung almond. Keduanya dicampur dan diayak bersama-sama. Selain itu, perbandingannya biasanya satu banding satu. Dengan demikian, campuran ini menjadi dasar cangkang macaron.
  • Ketiga, putih telur menjadi pengikat utama semua bahan. Putih telur sebaiknya didiamkan di suhu ruangan selama 24 jam sebelumnya. Sebab, putih telur yang sudah berumur lebih mudah dikocok hingga mengembang. Oleh karena itu, siapkan putih telur sehari sebelum membuat macaron.
  • Keempat, gula pasir biasa digunakan untuk membuat merengue. Gula ini ditambahkan secara bertahap saat mengocok putih telur. Hasilnya, merengue menjadi kaku dan mengkilap. Dengan begitu, adonan punya struktur yang kuat.
  • Kelima, pewarna makanan digunakan untuk memberikan warna yang cantik. Gunakan pewarna berbentuk gel atau bubuk, bukan cair. Sebab, pewarna cair bisa mengubah tekstur adonan. Oleh karena itu, jenis pewarna sangat penting diperhatikan.

Untuk bagian isian, bahan tambahan yang sering dipakai antara lain:

  1. Mentega tawar berkualitas tinggi untuk membuat buttercream
  2. Cokelat hitam atau cokelat susu untuk ganache
  3. Krim kental untuk campuran ganache dan isian krim
  4. Selai buah untuk rasa yang lebih segar dan asam
  5. Perasa alami seperti vanila, matcha, atau pasta buah

Semua bahan harus ditimbang dengan tepat menggunakan timbangan dapur. Sebab, perbedaan beberapa gram saja bisa mengubah hasil akhir. Oleh karena itu, jangan mengandalkan perkiraan saat membuat macaron.

Langkah Demi Langkah Cara Membuat Macaron di Rumah

Proses membuat macaron memang menantang. Namun, dengan panduan yang tepat, siapa saja bisa mencobanya. Oleh karena itu, ikuti setiap langkah dengan teliti dan sabar.

Berikut cara membuat macaron menggunakan metode merengue Prancis:

  1. Pertama, ayak tepung almond dan gula halus bersama-sama sebanyak dua kali. Tujuannya agar campuran benar-benar halus dan bebas gumpalan. Selain itu, butiran kasar yang tidak lolos ayakan harus dibuang. Dengan demikian, tekstur cangkang akan halus dan rata.
  2. Kedua, kocok putih telur dengan kecepatan sedang hingga berbusa. Setelah berbusa, tambahkan gula pasir secara bertahap sedikit demi sedikit. Kemudian naikkan kecepatan hingga tinggi. Kocok sampai merengue menjadi kaku dan mengkilap. Oleh karena itu, proses ini memerlukan waktu sekitar 5 hingga 8 menit.
  3. Ketiga, tambahkan pewarna makanan ke dalam merengue sesuai keinginan. Aduk sebentar dengan pengocok hingga warna merata. Dengan begitu, warna macaron sudah terlihat sejak awal.
  4. Keempat, lakukan proses macaronage yaitu mencampur bahan kering ke merengue. Tuang campuran tepung almond ke dalam merengue. Kemudian aduk dengan teknik melipat menggunakan spatula. Proses ini sangat krusial dan memerlukan kehati-hatian. Sebab, terlalu sedikit adukan membuat adonan terlalu kaku. Sementara itu, terlalu banyak adukan membuat adonan terlalu encer.
  5. Kelima, uji kesiapan adonan dengan mengangkat spatula. Adonan yang jatuh kembali ke wadah harus membentuk pita dan melebur dalam 10 detik. Jika sudah seperti itu, adonan siap disemprotkan. Oleh karena itu, perhatikan tanda ini dengan cermat.
  6. Keenam, masukkan adonan ke dalam kantong semprot dengan ujung bulat. Semprotkan adonan ke atas loyang yang sudah dialasi kertas panggang. Buat bulatan dengan ukuran sekitar 3 sentimeter. Selain itu, beri jarak sekitar 2 sentimeter antar bulatan. Dengan demikian, macaron punya ruang untuk sedikit melebar.
  7. Ketujuh, hentak loyang ke meja sebanyak beberapa kali. Tujuannya untuk mengeluarkan gelembung udara dari dalam adonan. Sebab, gelembung udara bisa membuat macaron retak saat dipanggang.
  8. Kedelapan, diamkan adonan di suhu ruangan selama 30 hingga 60 menit. Tunggu sampai permukaan adonan kering saat disentuh. Proses ini sangat penting untuk membentuk “kaki” macaron yang khas. Oleh karena itu, jangan lewatkan langkah ini.
  9. Terakhir, panggang dalam oven dengan suhu 150 derajat Celsius selama 12 hingga 15 menit. Setelah matang, biarkan macaron dingin sepenuhnya di atas loyang. Kemudian lepaskan dari kertas panggang dengan hati-hati. Dengan begitu, cangkang macaron siap diisi.

Setelah cangkang dingin, pasangkan dua keping yang ukurannya serupa. Kemudian semprotkan isian di tengah salah satu keping. Terakhir, tempelkan keping lainnya di atasnya. Hasilnya, macaron yang cantik dan siap dinikmati.

Cita Rasa Macaron yang Sangat Beragam dan Menggoda

Salah satu daya tarik terbesar macaron adalah keberagaman rasanya. Sebab, hampir semua rasa bisa dijadikan isian macaron. Oleh karena itu, pilihan rasa macaron nyaris tidak terbatas.

Berikut beberapa rasa macaron yang paling populer di seluruh dunia:

  • Pertama, vanila menjadi rasa klasik yang tidak pernah gagal. Isian buttercream vanila memberikan kesan manis yang lembut dan hangat. Selain itu, aroma vanila yang harum membuat kue ini semakin menggoda.
  • Kedua, cokelat menjadi pilihan favorit bagi pecinta rasa pekat. Ganache cokelat hitam memberikan rasa yang dalam dan sedikit pahit. Dengan demikian, kemanisan cangkang menjadi seimbang.
  • Ketiga, raspberry atau frambos menawarkan kesegaran yang khas. Selai raspberry yang sedikit asam berpadu sempurna dengan cangkang manis. Oleh karena itu, rasa ini sangat populer di musim panas.
  • Keempat, matcha atau teh hijau menjadi rasa yang sangat diminati di Asia. Isian ganache matcha memberikan rasa pahit manis yang unik. Selain itu, warna hijau alaminya sangat cantik.
  • Kelima, salted caramel menggabungkan rasa manis dan asin sekaligus. Perpaduan ini menciptakan sensasi yang sangat menggugah lidah. Bahkan, banyak orang menyebutnya sebagai rasa macaron terenak.
  • Keenam, pandan dan kelapa menjadi rasa khas Asia Tenggara yang semakin populer. Aroma pandan yang harum berpadu dengan gurihnya kelapa. Hasilnya, macaron dengan sentuhan lokal yang sangat membanggakan.

Setiap rasa memiliki penggemar setianya masing-masing. Oleh karena itu, mencoba berbagai rasa menjadi bagian dari keseruan menikmati macaron. Dengan begitu, pengalaman kuliner menjadi semakin kaya dan menyenangkan.

Tekstur Sempurna Macaron dan Cara Mengenalinya

Macaron yang dibuat dengan benar memiliki tekstur yang sangat khas. Mengenali tekstur ini membantu membedakan macaron berkualitas dari yang biasa saja. Oleh karena itu, memahami ciri tekstur macaron yang baik sangat penting.

Pertama, permukaan luar cangkang harus halus dan sedikit mengkilap. Jika permukaan terlihat retak atau kasar, berarti ada kesalahan dalam proses pembuatan. Sebab, permukaan halus menandakan proses macaronage yang tepat.

Kedua, bagian bawah cangkang harus memiliki “kaki” atau ruffled edge. Kaki ini berupa tepian bergelombang yang terbentuk saat dipanggang. Selain itu, kaki yang bagus menandakan suhu oven dan waktu pendiaman yang tepat. Dengan demikian, kaki menjadi tanda kualitas macaron.

Ketiga, saat digigit, bagian luar harus terasa renyah dengan bunyi “crack” yang halus. Namun, bagian dalam harus langsung terasa lembut dan sedikit kenyal. Oleh karena itu, kontras tekstur ini menjadi pengalaman yang sangat menyenangkan di mulut.

Keempat, isian harus terasa creamy dan merata di seluruh permukaan. Isian yang terlalu sedikit membuat macaron terasa hambar. Sebaliknya, isian yang terlalu banyak membuat rasa menjadi berlebihan. Dengan kata lain, keseimbangan isian sangat menentukan.

Kelima, macaron terbaik biasanya didiamkan di lemari pendingin selama 24 jam setelah diisi. Proses ini disebut maturation. Sebab, kelembapan isian meresap ke cangkang dan menciptakan tekstur yang lebih sempurna. Hasilnya, bagian dalam menjadi lebih lembut dan rasa menjadi lebih menyatu.

PerbedaanMacaron dan Macaroon yang Sering Tertukar

Banyak orang masih bingung membedakanmacaron dan macaroon. Padahal, keduanya merupakan kue yang sangat berbeda. Oleh karena itu, memahami perbedaannya sangat penting agar tidak salah memesan.

Macaron merupakan kue khas Prancis dengan dua keping cangkang dan isian di tengah. Bahan utamanya adalah tepung almond halus, putih telur, dan gula. Selain itu, bentuknya bulat pipih dengan permukaan halus dan kaki bergelombang. Dengan kata lain, macaronterlihat sangat rapi dan elegan.

Sementara itu, macaroon merupakan kue berbahan dasar kelapa parut. Bentuknya seperti gundukan kecil yang tidak beraturan. Selain itu, teksturnya lebih kasar dan tidak sehalusmacaron. Oleh karena itu, tampilan keduanya sangat mudah dibedakan.

Berikut ringkasan perbedaan keduanya:

  1. Macaronmenggunakan tepung almond, sementara macaroon menggunakan kelapa parut
  2. Macaronterdiri dari dua keping dengan isian, sementara macaroon hanya satu gundukan
  3. Macaronpermukaannya halus mengkilap, sementara macaroon bertekstur kasar
  4. Macaronberasal dari tradisi Prancis, sementara macaroon lebih dikenal di Amerika
  5. Macaronhadir dalam banyak warna, sementara macaroon umumnya berwarna kecokelatan

Dengan mengetahui perbedaan ini, tidak akan ada lagi kebingungan saat memesan. Oleh karena itu, selalu pastikan mengeja dengan benar saat membeli kue yang diinginkan.

Tips MenyimpanMacaron Agar Tetap Segar dan Nikmat

Macaron yang sudah jadi memerlukan penyimpanan yang tepat. Sebab, kelembapan dan suhu bisa mengubah tekstur dan rasanya. Oleh karena itu, cara menyimpan yang benar sangat penting diketahui.

Berikut tips menyimpan macaron dengan benar:

  • Pertama, simpanmacaron di dalam wadah kedap udara. Tujuannya untuk mencegah kelembapan dari luar masuk. Selain itu, wadah kedap udara juga mencegahmacaron menyerap bau dari makanan lain.
  • Kedua, letakkan wadah di dalam lemari pendingin jika ingin disimpan lebih dari satu hari. Macaron bisa bertahan hingga lima hari di lemari pendingin. Dengan demikian, kesegarannya tetap terjaga cukup lama.
  • Ketiga, keluarkan macaron dari lemari pendingin 15 menit sebelum disajikan. Tujuannya agarmacaron kembali ke suhu ruangan. Sebab, macaron yang terlalu dingin tidak mengeluarkan rasa terbaiknya.
  • Keempat, macaron juga bisa disimpan di dalam pembeku hingga tiga bulan. Namun, pastikan setiap macaron dibungkus rapat sebelum dibekukan. Oleh karena itu, gunakan plastik pembungkus dan wadah kedap udara sekaligus.
  • Kelima, hindari menyimpanmacaron di tempat yang terkena sinar matahari langsung. Sebab, panas bisa membuat isian meleleh dan cangkang menjadi lembek. Dengan begitu, macaron kehilangan tekstur renyahnya.

Dengan penyimpanan yang tepat, macaron bisa dinikmati kapan saja. Selain itu, membuatmacaron dalam jumlah banyak lalu menyimpannya menjadi pilihan yang sangat praktis.

Macaron di Indonesia dan Perkembangannya Saat Ini

Macaron di Indonesia semakin mudah ditemukan. Sebab, banyak pembuat kue berbakat yang mulai menekuni bidang ini. Selain itu, permintaan pasar yang terus meningkat mendorong pertumbuhan bisnismacaron.

Di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya, tokomacaron bermunculan. Bahkan, beberapa di antaranya sudah punya pelanggan tetap yang sangat setia. Oleh karena itu, persaingan di bisnismacaron semakin ketat dan menarik.

Yang menarik, pembuat macaronIndonesia tidak hanya meniru rasa dari Prancis. Sebaliknya, banyak yang berinovasi dengan sentuhan lokal. Misalnya, macaronrasa klepon dengan isian gula merah dan kelapa. Selain itu, ada juga macaron rasa es teler dan kopi tubruk. Hasilnya, macarondengan cita rasa Indonesia semakin banyak diminati.

Macaron juga menjadi pilihan populer untuk hantaran dan hadiah. Sebab, tampilannya yang cantik sangat cocok untuk berbagai acara. Misalnya, pernikahan, ulang tahun, dan hari raya. Dengan demikian, macaronbukan hanya sekadar kue tetapi juga simbol keanggunan dalam budaya hadiah di Indonesia.

Kesimpulan

Macaron merupakan salah satu kue paling istimewa di dunia kuliner yang menggabungkan keindahan visual dan kelezatan rasa dalam satu gigitan. Perjalanannya dari biara-biara Italia pada abad ke-8 hingga menjadi bintang di etalase toko kue seluruh dunia membuktikan daya tariknya yang abadi. Meskipun proses pembuatannya menantang dan memerlukan ketelitian tinggi, hasil akhirnya selalu sepadan dengan usaha yang dikeluarkan. Oleh karena itu, macaron layak dicoba baik sebagai suguhan spesial maupun sebagai tantangan bagi para pecinta baking. Dengan bahan yang berkualitas, teknik yang tepat, dan sedikit kesabaran, siapa saja bisa menghadirkan kue cantik khas Prancis ini di meja makan rumah sendiri.

Eksplorasi lebih dalam Tentang topik: Food

Cobain Baca Artikel Lainnya Seperti: Toad in the Hole Hidangan Klasik Inggris Legendaris

Pusat informasi lengkap dan link resmi ada di:  DINGDONGTOGEL

Author

By siti